Sabtu, 05 April 2014

AKHLAK MALAIKAT (MKM - 5)





Kemuliaan Akhlak Malaikat. Alloh mensifati malaikat sebagai "kiromin bararah", makhluk yang berakhlak sangat mulia, berperilaku bersih dan sempurna.
كَلَّا إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ . فَمَنْ شَاءَ ذَكَرَهُ . فِي صُحُفٍ مُكَرَّمَةٍ  مَرْفُوعَةٍ مُطَهَّرَةٍ .  بِأَيْدِي سَفَرَةٍ .  كِرَامٍ بَرَرَةٍ .
"Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan, maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya, di dalam kitab-kitab yang dimuliakan, yang ditinggikan lagi disucikan, di tangan para penulis (malaikat), yang mulia lagi berbakti." (QS Abasa,80 : 11

Sifat Malu Malaikat. 'Aisyah pernah meriwayatkan hadis, bahwa Rosulullah sewaktu berbaring di rumahnya (kamar 'Aisyah) dalam keadaan kedua pahanya atau betisnya terbuka. Datanglah Abu Bakar minta izin masuk. Nabi pun mengizinkannya, sedangkan Nabi dalam keadaan semula. Di tengah dialog antara keduanya, Umar bin Khathab minta izin masuk, dan diizinkan, sedang beliau tetap dalam keadaan semula. Kemudian di tengah berdialog, Usman datang dan minta izin masuk, lalu dizinkan. Beliau langsung duduk dan membetulkan kainnya (menutupi betis/paha yang terbuka), kemudian bercakap-cakap dengan Usman.
Ketika semuanya pulang, 'Aisyah menanyakan sikap beliau yang kurang menyambut baik dan tidak memperdulikan Abu Bakar dan Umar, namun ketika Usman yang datang beliau menyambut secara baik, duduk dan menutup auratnya yang terbuka. Dijawab oleh beliau: "Tidak pantaskah aku merasa malu kepada orang (Usman) yang malaikat merasa malu bertemu dengannya?!". (HR Muslim).






Tidak ada komentar:

Posting Komentar