Sabtu, 05 April 2014

KEMAMPUAN MALAIKAT BERUBAH BENTUK (MKM - 6)




Kemampuan Malaikat Berubah Bentuk.
Para malaikat diberi kemampuan dapat merubah bentuk menjadi bentuk lain. Masalah bagaimana cara mereka merubah bentuk, itu masalah ghaib dan hanya Alloh SWT yang tahu. Diantaranya,
1.  Malaikat Jibril menemui Maryam dalam bentuk seorang lelaki tampan :
وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا . فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا .  قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا .  قَالَ إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَامًا زَكِيًّا
"Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur'an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarga nya ke suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa". Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci". (QS Maryam,19 : 16-19)
2). Demikian pula datangnya malaikat dalam bentuk pemuda berwajah tampan ke rumah Nabi Ibrahim yang mengabarkannya akan mendapatkan putra (Ismail) dan ke rumah Nabi Luth yang mengkabarkan akan dihancurkannya kota Saddam beserta penduduknya (QS Adz-Dzariyat : 24-28;  QS Hud,11 : 77).
3). Malaikat Jibril terkadang datang menemui Rosululloh SAW dalam wujud mirip sahabatnya, kadang mirip orang a'robi (arab badui) dan para sahabat pun banyak yang menyaksikannya. Umar bin Khathab meriwayatkan hadis tentang datangnya seorang lelaki tampan tak dikenal berwajah putih bersih, berpakaian putih, tidak diketahui kapan dan dari mana arah datangnya. Ia tiba-tiba masuk ke majlis Rosululloh SAW dan duduk berdekatan di muka Nabi seraya nertanya tentang Iman, Islam dan Ihsan. Setelah dijawab Nabi satu per satu, ia justru membenarkan jawaban Nabi. Setelah ia pergi, Nabi memberitahukan bahwa lelaki tak dikenal tadi adalah malaikat Jibril yang sengaja datang untuk mengajarkan agama kepada para sahabat (HR Imam Bukhari dan Muslim).
4). 'Aisyah pernah melihat Nabi Saw memegang tali kekang kuda Dihyah bin Khalifah al-Kalbi sambil bercakap-cakap dengannya. Ketika hal itu ditanyakan, maka beliau bersabda: "Itu tadi adalah malaikat Jibril. Ia mengucapkan salam kepadamu". (HR Ahmad).
5). Rosululloh SAW menceritakan seorang lelaki bani Israil di masa lalu yang telah membunuh 99 orang. Ia membunuh seorang lagi setelah ia tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan darinya, sehingga genap 100 orang yang terbunuh. Sewaktu minta fatwa kepada seorang ulama yang bijak, ia disarankan agar segera berhijrah dan bertaubat di suatu tempat (tempat ibadah), maka segala dosanya akan terampuni. Berangkatlah ke sana dengan niat bertaubat, dan di tengah perjalanan ia meninggal dunia. Malaikat rahmat dan malaikat adzab dalam bentuk manusia memperebutkan mayat itu. Kata malaikat rahmat, "Orang ini mati husnul khotimah, karena mati dalam keadaan niat bertaubat". Sedangkan malaikat adzab beralasan, "orang ini orang jelek dan perlu disiksa, karena ia tak pernah berbuat kebaikan sama sekali". Maka datanglah seorang malaikat lagi sebagai hakimnya, seraya memberi keputusan agar mengukur jarak dari tempat berangkat ke tempat tujuan. Ia lebih dekat ke mana. Jika lebih dekat ke tempat tujuan, berarti hak malaikat rahmat dan jika lebih dekat ke tempat berangkat, berarti hak malaikat adzab. Ternyata lebih dekat pada tempat tujuan. (HR Muslim)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar